Triple-C's Profile

118
Points

Questions
20

Answers
41

    • 463 views
    • 2 answers
    • 0 votes
    • 463 views
    • 2 answers
    • 0 votes
  • Asked on November 4, 2018 in Books.

    Apabila tulisan yang kita buat telah selesai, tahap terakhir yang perlu kita perhatikan dalam cara menerbitkan buku adalah pengiriman naskah ke penerbit buku.

    Saat itulah waktu yang tepat untuk menghubungi kami, Batam Publisher di Hp|Wa. 085272235888

    Selamat menulis ya Gaesss…

     

    Sekarang seluruh buku terbitan Batam Publisher sudah bisa dibeli di Google Playstore.

    Salah satu contohnya adalah buku dengan judul CATATAN tanpa AGAMA.
    https://play.google.com/store/books/details?id=_jd1DwAAQBAJ

    So.. Tunggu apa lagi Gaess.. Grab it Now..!!

    Segera terbitkan buku kamu di Batam Publisher, dan buku kamu akan bisa dibaca (dibeli) oleh seluruh penduduk planet ini.

     

    Company Profile lengkap dari CV. Batam Publisher dapat dilihat disini:

    ComPro Batam Publisher (Ukuran Besar)

    ComPro Batam Publisher (Ukuran Kecil)

    • 273 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on April 24, 2018 in Accounting.

    Kalau tidak salah, sudah ada peraturan terbaru tentang ini. Dan redaksinya juga sudah berubah menjadi Kantor Jasa Akuntan.

    • 352 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on April 24, 2018 in Books.

    Sudah..

     

    Bukunya kerennnn…

    • 541 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on April 24, 2018 in Services.

    Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap

    • 517 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on March 12, 2018 in Software.

    Kami pernah coba Videoscribe. Bisa didownload disini:

     

    http://bit.ly/2FJfIwk

     

    Mudah-mudahan bermanfaat.

    • 475 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on December 6, 2017 in Accounting.

    Aset Biologis dimiliki oleh perusahaan agrikultur, aktivitas agrikultur sendiri adalah manajemen transformasi biologis dan panen aset biologis oleh entitas untuk dijual atau untuk dikonversi menjadi produk agrikultur atau menjadi aset biologis tambahan. Transformasi biologis terdiri dari proses pertumbuhan, degenerasi, produksi dan prokreasi. Kelompok aset biologis adalah penggabungan dari hewan atau tanaman hidup yang serupa. Perkembangan perusahaan agrikultur di Indonesia meningkat, hal ini ditandainya peningkatan terhadap aktivitas ekspor. Kemudian apa arti dari aset biologis itu sendiri?Dalam IAS 41 menyebutkan bahwa aset biologis merupakan “Biological asset is a living animal or plant”. Aset biologis merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh perusahaan agrikultur dan merupakan aset yang unik karena dapat mengalami proses pertumbuhan, degenerasi, produksi dan prokreasi bahkan setelah aset biologis tersebut sudah menghasilkan output. Aset biologis seringkali secara fisik melekat pada tanah sebagai contoh adalah pepohonan di dalam hutan.

    Kemudian apakah aset biologis dapat diukur? Bagaimana? Aset biologi diukur pada saat pengakuan awal dan diukur dengan nilai wajar yang diukur berdasarkan nilai aset biologis pada pasar aktif, namun jika tidak terdapat pasar aktif penilai aset biologis dapat diukur berdasarkan harga pasar terkini, harga pasar untuk aset biologis yang sejenis ataupun dengan harga pasar yang menjadi nilai patokan dari aset biologis dalam sektor agrikultur Jika tidak dapat ditemukan harga pasar yang memastikan nilai aset dari aset biologis, maka nilai arus kas bersih yang diharapkan dari aset setelah didiskotokan dengan tarif pajak yang berlaku Dan jika tidak terdapat nilai aset yang tidak dapat diandalkan maka harga perolehan dapat dijadikan sebagai nilai dari aset biologis setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian lainnya.

    Setelah aset biologi tersebut dapat diukur, lantas pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah Bagaimana Pengakuannya dalam Laporan Keuangan? Aset biologis sendiri hanya dapat diakui hanya jika perusahaan mengendalikan aset biologis tersebut sebagai hasil dari tranksaksi masa lalu yang memungkinkan untuk memperoleh hasilnya di masa depan yang akan mengalir ke dalam perusahaan dan mempunyai nilai wajar atau biaya aset dapat diukur secara andal. , Dalam aktivitas agrikultur sendiri, pengendalian dapat dibuktikan dengan kepemilikannya terhadap aset biologis itu sendiri. Terdapat asumsi bahwa nilai wajar dari aset biologis dapat diukur secara andal, namun asumsi tersebut dapat dibantah hanya pada saat pengakuan awal aset biologis yang harga kuotasi pasarnya tidak tersedia dan yang alternatif pengukuran nilai wajarnya secara jelas tidak dapat diandalkan.

    Dalam laporan keuangan aset biologis dapat diakui sebagai :

    aset lancar, jika masa manfaat kurang dari atau sampai dengan satu tahun

    aset tidak lancar, jika masa manfaat lebih dari satu tahun

    Dalam Akuntansi maka aset biologis dapat dicatat atau dijurnal, bagaimana jurnalnya?

    Berikut adalah ilustrasinya :

    PT XYZ bergerak dalam bidang pertanian, dalam bulan maret ini PT XYZ membeli 100 bibit pohon jeruk dengan harga Rp. 3.000.000, dan juga membeli pupuk seharga Rp. 1.000.000 dengan membayar biaya gaji pegawai Rp. 1.000.000 serta menggunakan pupuk senilai Rp. 500.000 dan jika pohon jeruk tersebut sudah siap berbuah, maka asumsi nilai aset tersebut adalah Rp. 6.000.000.

    Dari ilustrasi diatas bagaimana pencatatan atau jurnal atas tranksaksi tersebut?

     

    Untuk mencatat pembelian bibit, maka :

    Aset dalam pengembangan Rp. 3.000.000

    KasRp. 3.000.000

     

    Untuk mencatat pembelian pupuk, maka :

    Persediaan-PupukRp. 1.000.000

    KasRp. 1.000.000

     

    Untuk mencatat gaji tenaga kerja, maka :

    Aset dalam pengembangan Rp. 1.000.000

    KasRp. 1.000.000

     

    Untuk mencatat penggunaan pupuk, maka :

    Aset dalam pengembanganRp. 1.000.000

    Persediaan-PupukRp. 1.000.000

     

    Untuk mencatat penggunaan pupuk, maka :

    Aset berproduksiRp. 6.000.000

    Aset dalam pengembanganRp. 6.000.000

     

    Demikian adalah pengenalan hingga pencatatan akuntansi untuk aset biologis, jadi dapat disimpulkan bahwa aset biologis merupakan aset yang dimiliki oleh perusahaan agrikultur yang mempunyai keunikan karena dapat bertransformasi, dan dapat diukur disajikan dan dapat dicatat sebagai tranksaksi dalam akuntansi.

    • 606 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Asked on December 6, 2017 in Science.

    Sampel yang terlalu kecil dapat menyebabkan penelitian tidak dapat menggambarkan kondisi populasi yang sesungguhnya. Sebaliknya, sampel yang terlalu besar dapat mengakibatkan pemborosan biaya penelitian.

    Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel adalah menggunakan rumus Slovin (Sevilla et. al., 1960:182), sebagai berikut:

    n = N / 1 + N (e)^2

    dimana

    n: jumlah sampel

    N: jumlah populasi

    e: batas toleransi kesalahan (error tolerance)

    Untuk menggunakan rumus ini, pertama ditentukan berapa batas toleransi kesalahan. Batas toleransi kesalahan ini dinyatakan dengan persentase. Semakin kecil toleransi kesalahan, semakin akurat sampel menggambarkan populasi. Misalnya, penelitian dengan batas kesalahan 5% berarti memiliki tingkat akurasi 95%. Penelitian dengan batas kesalahan 2% memiliki tingkat akurasi 98%. Dengan jumlah populasi yang sama, semakin kecil toleransi kesalahan, semakin besar jumlah sampel yang dibutuhkan.

    Contoh:

    Sebuah perusahaan memiliki 1000 karyawan, dan akan dilakukan survei dengan mengambil sampel. Berapa sampel yang dibutuhkan apabila batas toleransi kesalahan 5%.

    Dengan menggunakan rumus Slovin:

    n = N / ( 1 + N e² ) = 1000 / (1 + 1000 x 0,05²) = 285,71 » 286.

    Dengan demikian, jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 286 karyawan.

    • 502 views
    • 1 answers
    • 0 votes
    • 538 views
    • 1 answers
    • 0 votes